Berapa Biaya Membuat Website untuk UMKM? Harga Terjangkau
← Kembali ke daftar artikel

Berapa Biaya Membuat Website untuk UMKM? Harga Terjangkau

Jasa Website
11 Jan 2026 Diperbarui 03 Jul 2026 Tim Konten
Ringkasan Artikel

Berapa biaya membuat website UMKM? Breakdown lengkap biaya domain, hosting, desain, dan jasa pembuatan dari Rp 0 hingga jutaan rupiah. Panduan jujur 2026.

⏱ Waktu baca: ~3 menit · 695 kata

Satu pertanyaan yang hampir selalu muncul sebelum UMKM memutuskan buat website: berapa harganya? Sayangnya, jawabannya tidak sesederhana yang diharapkan — karena harga website sangat bergantung pada apa yang Anda butuhkan.

Artikel ini membahas kisaran harga yang realistis dan apa saja yang mempengaruhi biayanya.

Kenapa Harga Website Sangat Bervariasi?

Harga website bisa mulai dari gratis hingga puluhan juta rupiah — dan keduanya bisa benar. Yang membedakan adalah: fitur apa yang dibutuhkan, siapa yang mengerjakan, dan seberapa kustom desainnya.

Untuk UMKM, kisaran yang paling relevan biasanya ada di Rp 500.000 sampai Rp 5.000.000 untuk pengerjaan awal.

Kisaran Harga Berdasarkan Jenis Website

Website Katalog Sederhana (Rp 500.000 – Rp 1.500.000)

Website yang menampilkan profil bisnis, daftar produk atau layanan, dan kontak. Tidak ada sistem pemesanan otomatis — order tetap lewat WhatsApp atau DM. Cocok untuk bisnis jasa atau toko yang baru mulai go digital.

Website dengan Sistem Pesanan (Rp 1.500.000 – Rp 4.000.000)

Sudah ada form pemesanan, integrasi WhatsApp otomatis, atau sistem keranjang belanja sederhana. Pelanggan bisa langsung pesan dari website tanpa harus chat manual dulu.

Website E-Commerce Penuh (Rp 3.000.000 ke atas)

Ada payment gateway, manajemen stok, dashboard admin untuk kelola pesanan, dan fitur-fitur toko online yang lebih lengkap. Biaya hosting dan maintenance juga perlu diperhitungkan secara terpisah.

Website Custom dari Agensi (Rp 5.000.000 ke atas)

Didesain dari nol sesuai kebutuhan spesifik bisnis Anda, biasanya untuk brand yang sudah punya panduan visual tertentu atau kebutuhan teknis yang tidak bisa dipenuhi template.

Biaya yang Sering Tidak Diperhitungkan

Selain biaya pembuatan awal, ada biaya yang perlu dianggarkan setiap tahun:.

  • Domain: Rp 150.000–250.000 per tahun.
  • Hosting: Rp 100.000–300.000 per bulan tergantung provider.
  • Maintenance dan update: kadang dikenakan biaya terpisah, kadang sudah termasuk.
  • SSL certificate: biasanya sudah termasuk di hosting modern.

Mana yang Lebih Efisien: Jasa atau Platform?

Ada dua jalur umum untuk UMKM:.

  • Jasa freelancer atau agensi lokal — bayar sekali untuk pembuatan, tapi perubahan konten di kemudian hari kadang perlu hubungi mereka lagi atau bayar tambahan.
  • Platform website bisnis — biaya bulanan/tahunan, tapi Anda bisa update konten sendiri kapan saja tanpa tergantung pihak lain.

Untuk UMKM yang kontennya sering berubah (produk baru, harga berubah, promosi berkala) — platform yang bisa dikelola sendiri biasanya lebih efisien jangka panjang.

Tips Sebelum Membayar Jasa Website

  • Minta contoh website yang sudah pernah mereka buat.
  • Tanyakan apakah ada biaya tambahan setelah website jadi.
  • Pastikan Anda bisa mengelola konten sendiri setelah selesai.
  • Cek apakah domain dan hosting atas nama Anda atau nama vendor.

Cara Membandingkan Penawaran Harga Jasa Website

Ketika menerima beberapa penawaran dari penyedia jasa website, membandingkan harga secara langsung (apel ke apel) sering kali sulit karena setiap penawaran mencakup item yang berbeda. Cara paling efektif untuk membandingkan:.

  • Minta rincian item per item — bukan harga total saja. Desain halaman mana saja? Apakah termasuk hosting dan domain untuk tahun pertama? Siapa yang menulis konten?
  • Tanyakan biaya tahunan setelah tahun pertama — hosting, perpanjangan domain, maintenance.
  • Tanyakan apakah ada biaya tambahan untuk revisi, perubahan konten setelah serah terima, atau penambahan halaman baru.
  • Minta contoh website yang sudah dibuat untuk bisnis sejenis sebagai referensi kualitas.

Total Cost of Ownership: Harga yang Sesungguhnya

Harga buat website sekali bayar hanyalah sebagian dari total pengeluaran. Untuk perencanaan anggaran yang akurat, hitung juga biaya kepemilikan total (total cost of ownership) selama tiga tahun ke depan:.

  • Tahun 1: biaya pembuatan + hosting + domain + pembelian konten foto/video jika diperlukan.
  • Tahun 2-3: hosting tahunan, perpanjangan domain, pembaruan konten berkala, dan kemungkinan update desain minor.

Dengan perspektif tiga tahun ini, perbedaan antara layanan yang lebih mahal di awal tapi all-inclusive dengan yang murah tapi banyak biaya tambahan sering kali menjadi lebih jelas. vanJogja Digital menyediakan rincian biaya yang transparan sejak awal konsultasi, termasuk estimasi biaya tahunan setelah tahun pertama.

Siap Punya Website yang Langsung Bisa Dipakai?

vanJogja menyediakan platform website bisnis untuk UMKM dan usaha jasa Indonesia — dengan fitur katalog produk, sistem pesanan, dan pengelolaan konten yang tidak butuh keahlian teknis. Harga transparan, tidak ada biaya tersembunyi, dan Anda bisa mengelola konten sendiri setelah website jadi.

Lihat paket dan harga vanJogja →.

Produk Terkait

Lihat Semua Produk
Tim Konten
Tim Konten & Digital Marketing · Vanjogja Digital

Vanjogja Digital adalah tim spesialis website untuk bisnis jasa UMKM di Indonesia. Kami telah membantu 100+ bisnis lokal online dengan sistem pesanan, pembayaran, dan konten yang dikelola sendiri — tanpa keahlian teknis. Artikel ini ditulis berdasarkan pengalaman langsung mendampingi klien UMKM.

5+ tahun pengalaman 100+ klien UMKM Berbasis di Yogyakarta
Website untuk Bisnis Anda

Siap wujudkan website bisnis Anda?

Website profesional dengan mesin pemasaran yang siap dipakai, selesai cepat dalam 1-3 hari kerja. Sudah digunakan 100+ UMKM Indonesia, termasuk domain, hosting, dan admin panel sendiri.

Domain & hosting termasuk Admin panel sendiri Garansi revisi